ku lihat mentari yang tak menyelimuti ku lagi
dan pagi tak menyamangatiku lagi
seakan dunia tak lagi menerimaku
tak ada yang menginginkan ku lagi
selalu ada rasa gelisah ketika senja
dan rumput tak menerima daun yang gugur
sajak yang tak berarti tuk di ingat
selalu menolak kenangan yang dibawa hujan
deras air sungai tak lagi membuat tenang
bahkan batu tak lagi nyaman bersama air

No comments:
Post a Comment